Pakis, Magelang – SMP PGRI Pakis menggelar Forum Diskusi Optimalisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bersama para pemangku kepentingan pada Rabu, 8 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Kuat, SPMB Hebat: Manajemen Tim sebagai Kunci Keberhasilan” dan diikuti oleh berbagai elemen PGRI serta satuan pendidikan di wilayah Pakis
Forum tersebut dihadiri oleh Pengurus Harian PGRI Kabupaten Magelang, Ketua dan Sekretaris YPLP PGRI DM Cabang Kabupaten Magelang, Ketua dan pengurus PGRI Cabang Pakis, serta 20 kepala SD dan MI yang berada di sekitar SMP PGRI Pakis. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antarjenjang pendidikan dalam rangka meningkatkan saling layanan pendidikan melalui optimalisasi SPMB.
Kepala SMP PGRI Pakis, Leharto, S.Ag., dalam berbagai acaranya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting bagi sekolah. Ia menyebutkan bahwa sejak berdiri pada tahun 1999, SMP PGRI Pakis baru kali ini menerima kunjungan lengkap dari unsur PGRI Kabupaten Magelang, YPLP, komite sekolah, serta para kepala SD dan MI di Kecamatan Pakis.
“Sejak 1999, baru kali ini SMP PGRI Pakis mendapatkan kunjungan lengkap dari PGRI Kabupaten Magelang, YPLP, komite sekolah, dan para kepala SD/MI di Pakis. Ini merupakan momentum penting bagi kami untuk terus berbenah,” ujar Leharto.
Ia juga mengulas perjalanan SMP PGRI Pakis yang pada masa awal banyak melibatkan guru sekolah dasar sebagai tenaga pendidik, serta kepemimpinan sekolah yang kala itu dipegang oleh Ketua PGRI Cabang Pakis. Seiring perubahan regulasi pendidikan, sekolah melakukan penyesuaian dengan memfokuskan pendidik pada satuan pendidikan masing-masing.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Magelang, H. Susno, S.Pd., M.Pd., dalam berbagai tekanan pentingnya kolaborasi yang kuat antara sekolah, organisasi profesi, yayasan, dan dalam masyarakat menyukseskan SPMB. Menurutnya, manajemen tim yang solid menjadi kunci utama agar proses penerimaan murid baru berjalan secara efektif, transparan, dan berkelanjutan.
“SPMB tidak dapat berjalan optimal jika hanya dibebankan kepada satu pihak. Diperlukan kerja sama yang solid dan komunikasi yang intensif antar pemangku kepentingan agar tujuan bersama dapat tercapai,” ungkap H. Susno.
Ia juga mendorong terbangunnya sinergi yang berkelanjutan antara SMP PGRI Pakis dengan SD dan MI di sekitarnya, sehingga proses transisi peserta didik dapat berlangsung lebih terarah dan berkualitas.
Melalui forum diskusi ini, diharapkan terjalin komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat peran PGRI sebagai organisasi profesi, serta mendorong SMP PGRI Pakis untuk terus bangkit dan berkembang ke arah yang lebih baik melalui kolaborasi dan manajemen tim yang efektif. (RHP)


0 Komentar